Teknologi Ponsel Proyektor


Ponsel masa kini mempunyai beragam kemampuan yang sepertinya tidak terbayangkan dapat dihasilkan dari perangkat mungil ini. Kini alat kecil itu tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi semata, tapi lebih dari itu dapat difungsikan sebagai kamera, pemutar music, tv atau yang sekarang sedang diadopsi oleh beberapa ponsel local adalah kecakapannya dalam bertindak sebagai proyektor mini. Lalu bagaimana sih asal muasal teknologi itu sendiri.

Dalam sejarahnya, para ilmuwan telah berhasil mengembangkan sebuah mesin perangkat proyeksi LED mini yang memungkinkan sebuah ponsel berfungsi layaknya proyektor. Hebatnya, ukuran perangkat yang hanya setengah inci mampu dibenamkan dalam sebuah ponsel.

Perangkat proyektor mobile 3M ini mampu menampilkan gambar dengan resolusi VGA dengan jernih. Ketika diuji coba, perangkat ini mampu memproyeksikan gambar dengan ukuran 40 inci atau lebih besar tanpa mengurangi kualitas gambar.

Cahaya dipancarkan dari lampu LED (light emitting diode) dan gambar yang diproyeksikan beresolusi 640 x 480 piksel. Lensa yang digunakan hanya berdiameter satu centimeter. Gambar yang ditampilkan di layar cukup jelas dilihat hingga jarak satu meter walaupun terdapat cahaya di sekitarnya.

Perkembangan  lainnya adalah sebuah alat yang dinamakan dengan Pico Projector atau lebih dikenal dengan PicoP. PicoP adalah suatu alat proyektor mini yang bisa menampilkan gambar maupun video dengan menggunakan 3 laser LED. Komponen PicoP sendiri terdiri dari 3 laser LED (warna hijau, biru, merah), MEMS, scanner, optic dan elektronika.

Bila proyektor biasa (konvensional) menggunakan jutaan cermin yang tersusun dalam sebuah cip untuk membentuk sebuah gambar, tetapi PicoP ini memproyeksikan satu cermin berukuran mikroskopis saja yang tersusun dalam sebuah chip MEMS(micro electro mechanical system).

PicoP ini bekerja dengan menembakkan sinar laser melalui sebuah cermin getar. Cermin getar ini akan memantulkan sinar untuk menghasilkan piksel yang memberi bentuk pada gambar. Kemudian masing-masing warna piksel tersebut dihasilkan dengan kombinasi pengaturan laser merah, biru dan hijau. Intensitas dari tiap sumber cahaya yang bervariasi dapat menghasilkan corak bayangan dan warna yang lengkap.

Piksel warna tersebut diatur oleh suatu scanner horizontal yang menggerakkan berkas cahaya itu untuk ditempatkan ke dalam baris piksel. Sedangkan scanner vertikal bertugas menggerakkan berkas cahaya itu naik dan turun untuk menunjukkan di mana baris yang tersusun piksel itu digambar. Proses ini berlangsung sampai suatu keseluruhan bidang garis telah tepat dan suatu gambaran penuh tampak kepada si pengguna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s